Total Quality Management (TQM) merupakan pendekatan manajemen yang menekankan perbaikan mutu secara berkelanjutan melalui keterlibatan seluruh komponen organisasi, kepemimpinan yang efektif, serta orientasi pada kepuasan pelanggan. Dalam bidang pendidikan, TQM menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan kualitas layanan, efektivitas tata kelola, dan daya saing lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah perkembangan Total Quality Management, menganalisis kontribusi tokoh-tokoh utama dalam pembentukan konsep TQM, serta menjelaskan implikasi penerapannya dalam konteks pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis dengan tahapan reduksi data, kategorisasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan TQM dipengaruhi oleh pemikiran W. Edwards Deming, Joseph M. Juran, dan Philip B. Crosby yang menekankan perbaikan berkelanjutan, pengendalian mutu, keterlibatan seluruh anggota organisasi, dan budaya kualitas. Dalam konteks pendidikan, implementasi TQM berkontribusi terhadap penguatan kepemimpinan, pembangunan budaya mutu, peningkatan sistem penjaminan mutu, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Oleh karena itu, TQM tetap relevan sebagai paradigma manajemen dalam meningkatkan mutu dan keberlanjutan lembaga pendidikan pada era transformasi digital.
Copyrights © 2026