Standard Operating Procedure (SOP) merupakan pedoman kerja yang berfungsi untuk memastikan setiap aktivitas organisasi berjalan secara konsisten, efektif, dan efisien. PT Bank Proagency menghadapi permasalahan berupa belum optimalnya prosedur tertulis pada beberapa aktivitas kerja, sehingga pelaksanaan tugas masih bergantung pada kebiasaan individu dan arahan lisan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan perbedaan cara kerja, keterlambatan koordinasi, dan kurang tertibnya pengelolaan dokumen. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi penyusunan SOP dalam meningkatkan efisiensi kerja pegawai PT Bank Proagency. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui observasi awal, identifikasi permasalahan, wawancara, diskusi, pemetaan alur kerja, penyusunan draft SOP, validasi, sosialisasi, simulasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan berhasil menghasilkan lima SOP utama, yaitu SOP Pelayanan Administrasi, SOP Pengelolaan Dokumen, SOP Pelaporan Kegiatan dan Pekerjaan, SOP Koordinasi Antarbagian, serta SOP Monitoring dan Evaluasi Kinerja. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata kondisi kerja dari 51,57% sebelum pendampingan menjadi 83,86% setelah pendampingan, dengan peningkatan sebesar 32,29%. Peningkatan tersebut terlihat pada aspek pemahaman alur kerja, kejelasan pembagian tugas, keseragaman pelaksanaan tugas, keteraturan pengelolaan dokumen, pelaporan pekerjaan, koordinasi antarbagian, serta monitoring dan evaluasi kerja. Dengan demikian, pendampingan penyusunan SOP memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan efisiensi kerja pegawai melalui standarisasi proses, kejelasan tanggung jawab, dan penguatan sistem operasional perusahaan.
Copyrights © 2026