Kabupaten Pulau Morotai memiliki potensi wisata dan budaya yang besar, namun promosi melalui media digital masih terbatas. Siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Perbatasan di Desa Gorua, sebagai generasi muda di daerah terpencil, memiliki akses teknologi dan keterampilan digital yang rendah, sehingga belum optimal berkontribusi dalam mempromosikan wilayahnya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan siswa melalui pelatihan storytelling inovatif dalam pembuatan konten video promosi yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an. Metode yang digunakan adalah partisipatif, terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan (workshop teori dan praktik lapangan), dan evaluasi. Hasilnya, 25 siswa berhasil dilatih dan menghasilkan 12 konten video promosi. Terjadi peningkatan keterampilan siswa sebesar 85%, serta terbentuknya jejaring kolaborasi antara siswa, sekolah, dan masyarakat. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan berbasis nilai agama dan teknologi sederhana efektif untuk memberdayakan pemuda perbatasan serta mendukung promosi wisata yang berkelanjutan dan bermakna.
Copyrights © 2026