Perkembangan teknologi digital mendorong perlunya pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada penggunaan perangkat, tetapi juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk memahami cara kerja instruksi dan penyelesaian masalah secara sistematis. SD Rancagong 1 Legok menghadapi kondisi siswa yang belum terbiasa memanfaatkan komputer dan teknologi dalam pembelajaran yang masih banyak dilakukan secara manual dan teoritis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan pemrograman dasar berbasis Scratch sekaligus computational thinking melalui aktivitas pembuatan game sederhana. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga bentuk utama, yaitu sosialisasi konsep computational thinking dan Scratch, pelatihan praktik pembuatan game sederhana, serta pendampingan dan presentasi hasil proyek siswa. Sosialisasi memberikan pengenalan mengenai konsep berpikir komputasional, lingkungan Scratch, dan fungsi dasar blok pemrograman. Pelatihan praktik memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyusun instruksi, mengatur karakter dan interaksi, menjalankan program, serta melakukan debugging. Pendampingan membantu siswa menyelesaikan proyek, sedangkan presentasi memberikan kesempatan untuk menampilkan dan menjelaskan game yang telah dibuat. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan keterlibatan siswa dalam setiap tahapan, kemampuan menggunakan fungsi dasar Scratch, terselesaikannya proyek game sederhana, serta kemampuan menjelaskan hasil karya secara sederhana. Program dapat dilanjutkan melalui pemanfaatan modul, contoh proyek, dan Scratch dalam kegiatan pembelajaran atau pendampingan teknologi di sekolah.
Copyrights © 2026