Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di ruang radiologi RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan berjumlah lima orang yang terdiri atas wakil direktur, kepala unit K3, kepala instalasi radiologi, dan dua staf radiologi. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP K3 telah didukung oleh kebijakan tertulis, audit dan evaluasi internal, penggunaan alat pelindung diri (APD), pembatasan akses ruang radiasi, penerapan prinsip ALARA, pemantauan dosis radiasi, perlindungan ruangan, pemeriksaan kesehatan, serta pemeriksaan dan kalibrasi peralatan secara berkala. Informan menyatakan bahwa tidak terdapat insiden maupun kendala serius dalam penerapan SOP selama periode penelitian dan bahwa petugas secara umum mematuhi ketentuan keselamatan kerja. Meskipun demikian, penerapan SOP tetap memerlukan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan konsistensi kepatuhan serta mengidentifikasi potensi kesenjangan antara prosedur dan praktik di lapangan. Rumah sakit disarankan memperkuat observasi kepatuhan, dokumentasi keselamatan, sosialisasi SOP, pelatihan, dan simulasi keadaan darurat guna meningkatkan efektivitas pengendalian risiko kerja di ruang radiologi.
Copyrights © 2026