Motivasi belajar merupakan salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Namun demikian, masih dijumpai siswa yang menunjukkan motivasi belajar rendah, seperti kurang percaya diri, mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan belajar, serta kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu faktor internal yang diduga berkaitan dengan kondisi tersebut adalah self-esteem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-esteem dengan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Satui. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 100 siswa dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui angket self-esteem dan motivasi belajar yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat analisis, dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara self-esteem dan motivasi belajar dengan koefisien korelasi sebesar 0,641 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Temuan tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi self-esteem yang dimiliki siswa maka semakin tinggi pula motivasi belajarnya. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pengembangan layanan bimbingan dan konseling yang berorientasi pada peningkatan self-esteem dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah. Kata kunci: self-esteem, motivasi belajar, siswa SMA, bimbingan dan konseling.
Copyrights © 2026