Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan status gizi peserta didik melalui penyediaan makanan bergizi di sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan energi dan zat gizi makro (protein, lemak, dan karbohidrat) menu Program MBG di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Kabupaten Bekasi serta kesesuaiannya dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) remaja usia 16–18 tahun. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Kandungan gizi dianalisis menggunakan metode food weighing selama 10 hari pengamatan dan dihitung dengan perangkat lunak NutriSurvey berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kandungan energi, protein, lemak, dan karbohidrat menu berturut-turut sebesar 452,4 kkal, 19,7 g, 18,2 g, dan 53,9 g per sajian. Dibandingkan dengan standar kebutuhan makan siang sebesar 30% AKG, kandungan energi, lemak, dan karbohidrat belum memenuhi kebutuhan remaja laki-laki maupun perempuan. Kandungan protein telah memenuhi kebutuhan remaja perempuan, namun masih kurang 2,8 g pada remaja laki-laki. Defisit energi masing-masing sebesar 342,6 kkal dan 177,6 kkal pada remaja laki-laki dan perempuan, defisit karbohidrat 66,1 g dan 36,1 g, serta defisit lemak 7,3 g dan 2,8 g. Diperlukan evaluasi ukuran porsi dan komposisi menu melalui peningkatan sumber energi, karbohidrat, protein, dan lemak sehat agar menu lebih sesuai dengan kebutuhan gizi remaja.
Copyrights © 2026