Ulkus kaki diabetik (DFU) merupakan komplikasi diabetes melitus yang berhubungan dengan morbiditas tinggi, risiko amputasi ekstremitas bawah, dan beban ekonomi yang besar. Berbagai intervensi perawatan luka modern dan lanjutan telah dikembangkan untuk mempercepat penyembuhan, tetapi efektivitasnya dibandingkan dengan perawatan standar masih menunjukkan hasil yang beragam. Penelitian ini bertujua untuk mengevaluasi efektivitas intervensi perawatan luka modern dan lanjutan terhadap luaran klinis pasien dewasa dengan DFU dibandingkan dengan perawatan luka standar. Metode penelitian Systematic review dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA melalui pencarian PubMed, EMBASE, Web of Science, Cochrane Library, dan CINAHL. Studi yang memenuhi kriteria meliputi randomized controlled trials, studi kohort prospektif, dan uji klinis terkontrol yang mengevaluasi NPWT, matriks biologis, balutan bioaktif, faktor pertumbuhan, atau terapi oksigen hiperbarik. Luaran utama adalah penyembuhan luka lengkap, sedangkan luaran sekunder meliputi waktu penyembuhan, pengurangan luas luka, komplikasi, amputasi, dan biaya. Hasil: Sebanyak 22 studi memenuhi kriteria inklusi. Intervensi modern, terutama NPWT dan matriks biologis berbasis sel, menunjukkan peningkatan penyembuhan luka dan percepatan penutupan luka dibandingkan perawatan standar. Kesimpulan: Perawatan luka modern dan lanjutan berpotensi meningkatkan penyembuhan dan mengurangi komplikasi DFU. Penelitian RCT berkualitas tinggi diperlukan untuk memperkuat bukti efektivitas dan efektivitas biaya.
Copyrights © 2026