Al-Qur'an secara eksplisit mendeklarasikan dirinya sebagai syifa' (penyembuh) bagi penyakit yang ada dalam dada manusia, petunjuk dan rahmat bagi orang beriman (QS Yunus [10]: 57). Penelitian ini bertujuan secara operasional untuk: (1) menganalisis ayat-ayat syifa' melalui tafsir tematik (maudhui) yang dipadukan dengan analisis kualitatif berbasis studi pustaka integratif; (2) mengidentifikasi faktor-faktor mediasi konseptual yang berpotensi memengaruhi mekanisme penyembuhan; dan (3) mengonstruksi kerangka konseptual integratif penyembuhan Al-Qur'an. Metode penelitian ini kualitatif berbasis studi pustaka integratif, atau lebih tepat disebut sebagai desain penelitian konseptual integratif berbasis tafsir maudhui dan psikologi Islam (Integrative Qur'anic Conceptual Research Design). Hasil sintesis kajian mengungkap enam dimensi mekanisme penyembuhan yang saling terkait: (1) spiritual-transendental; (2) kognitif-transformatif melalui restrukturisasi worldview; (3) emosional-regulatif melalui tilawah dan tadabbur; (4) fisiologis-neurosains berupa respons tubuh terhadap bacaan Al-Qur'an; (5) sosio-komunal; dan (6) faktor mediasi kualitas tadabbur dan intensitas perilaku keagamaan yang memengaruhi efektivitas penyembuhan. Kesimpulan penelitian ini berkontribusi secara teoritis melalui konstruksi konseptual integratif yang memadukan tafsir, psikologi Islam, dan temuan empiris secara metodologis melalui model analisis kualitatif berbasis teks wahyu; dan secara praktis melalui fondasi awal bagi pengembangan psikoterapi Islami.
Copyrights © 2026