Menjalankan peran sebagai mahasiswa sekaligus pekerja memerlukan kemampuan pengelolaan emosi yang baik dalam menghadapi tekanan akademik dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecerdasan emosional dan coping berfokus pada emosi pada mahasiswa pekerja berusia 20–40 tahun di Indonesia. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan melibatkan 140 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan secara daring menggunakan Assessing Emotions Scale (AES) untuk mengukur kecerdasan emosional dan skala coping berfokus pada emosi berdasarkan kerangka Lazarus dan Folkman (1984). Karena data tidak memenuhi asumsi normalitas dan linearitas, analisis dilakukan menggunakan korelasi Spearman. Hasil menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara kecerdasan emosional dan coping berfokus pada emosi (rs = 0,622, p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa pekerja dengan kecerdasan emosional lebih tinggi cenderung lebih sering menggunakan strategi coping berfokus pada pengelolaan emosi dalam menghadapi tekanan peran ganda.
Copyrights © 2026