Latar Belakang: Rendahnya produksi Air Susu Ibu (ASI) dapat menyebabkan kegagalan ASI eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan. Salah satu upaya untuk meningkatkannya adalah konsumsi madu murni yang mengandung nutrisi pendukung laktasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian madu murni terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan di wilayah Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest- posttest. Sampel berjumlah 20 responden yang dipilih secara consecutive sampling. Intervensi berupa konsumsi madu murni 2 sendok makan selama 7 hari. Produksi ASI diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum intervensi, produksi ASI berada pada kategori cukup dan kurang. Setelah intervensi, meningkat menjadi kategori baik dan cukup. Terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,000; Z = -4,000). Kesimpulan: Pemberian madu murni berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi ASI.
Copyrights © 2026