Kota Cirebon memiliki kekayaan warisan budaya yang tercermin melalui berbagai situs bersejarah, seperti Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan, Gua Sunyaragi, dan Kompleks Makam Sunan Gunung Jati. Namun, penyampaian informasi sejarah masih didominasi media konvensional berbasis teks yang dinilai kurang menarik dan minim dukungan visual bagi generasi muda. Penelitian ini bertujuan merancang artbook ilustrasi sejarah Cirebon sebagai media edukasi alternatif untuk mendukung pelestarian warisan budaya, khususnya bagi remaja usia 13–18 tahun. Metode perancangan menggunakan IDEO Design Thinking Process yang terdiri atas tahap Inspiration, Ideation, dan Implementation, serta didukung analisis SWOT. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi langsung pada situs bersejarah, wawancara dengan narasumber terkait budaya dan sejarah Cirebon, serta kuesioner terhadap 35 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 97,2% responden menilai elemen visual seperti ilustrasi, gambar, dan infografis memiliki pengaruh tinggi dalam membantu pemahaman informasi sejarah. Hasil perancangan diwujudkan dalam artbook berjudul “Caruban: Jejak yang Menyatu di Kota Wali” dengan pendekatan Stylized Modern-Epic Illustration, visual storytelling, serta elemen visual yang terinspirasi dari budaya Cirebon. Perancangan ini menunjukkan bahwa artbook ilustrasi berpotensi menjadi media edukasi yang menarik untuk meningkatkan literasi sejarah, apresiasi budaya, dan kesadaran generasi muda terhadap pelestarian warisan budaya Cirebon.
Copyrights © 2026