Tata kelola data kesejahteraan sosial secara konvensional seringkali lambat dan kurang transparan, sehingga memicu kesalahan sasaran penerima manfaat. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas aplikasi bantuan sosial berbasis digital dalam mendukung implementasi kebijakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional di Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan kajian dokumen. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan empat fitur utama pada aplikasi tersebut berhasil mentransformasi tata kelola data menjadi lebih partisipatif, terbuka, dan akuntabel. Temuan di lapangan membuktikan tingkat partisipasi masyarakat sangat tinggi dalam memperbarui data kelayakan secara mandiri. Data tersebut kemudian divalidasi menggunakan pendekatan kemiskinan multidimensi melalui verifikasi berjenjang dari tingkat desa hingga pemerintah pusat. Kesimpulannya, inovasi digital ini sangat efektif dalam menekan angka kesalahan penyaluran bantuan sosial. Pemerintah daerah disarankan untuk mempercepat pemerataan literasi digital pada kelompok masyarakat rentan dan memperkuat kapasitas aparatur tingkat desa guna mengoptimalkan keberlanjutan kebijakan perlindungan sosial yang tepat sasaran.
Copyrights © 2026