Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran krusial dalam perekonomian, namun sering kali dihadapkan pada kendala operasional akibat pengelolaan bisnis yang masih manual. Tantangan seperti ketidakakuratan pencatatan stok, inefisiensi penggajian, hingga keterbatasan jangkauan pemasaran menuntut adanya transformasi digital. Tujuan: Tinjauan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi Enterprise Resource Planning (ERP) open-source berbasis Odoo pada berbagai skala dan sektor UMKM, mulai dari ritel, kuliner, fesyen, jasa, hingga industri kreatif. Metode: Sintesis dilakukan terhadap 13 studi kasus penerapan modul-modul Odoo termasuk Sales (Penjualan), Inventory (Persediaan), Point of Sale (Kasir/POS), Payroll (Penggajian), dan Website. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penerapan Odoo ERP mampu mengintegrasikan proses bisnis UMKM secara menyeluruh. Penggunaan modul persediaan dan penjualan terbukti menekan risiko selisih stok dan mempercepat proses transaksi (seperti pada UMKM pakaian, sirup, dan minimarket). Selain itu, modul website dan POS membantu memperluas jangkauan pasar dan mendigitalisasi transaksi konvensional (studi kasus rumah makan dan bubur ayam), sementara modul payroll meningkatkan akurasi tata kelola sumber daya manusia. Kesimpulan Utama: Odoo ERP edisi komunitas (Community Edition) merupakan solusi digitalisasi yang adaptif, terjangkau, dan sangat direkomendasikan bagi UMKM skala risiko kecil hingga menengah untuk meningkatkan efisiensi, kontrol manajemen, dan daya saing bisnis.
Copyrights © 2026