Digitalisasi pemasaran menjadi kebutuhan mendesak bagi UMKM perdagangan non-produksi yang bersaing dengan kanal daring. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kinerja pemasaran UMKM Pamula Pernak-Pernik, pelaku usaha aksesori rambut dan gantungan kunci di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, melalui optimasi media sosial dan marketplace. Permasalahan mitra meliputi perencanaan pemasaran yang belum terstruktur, rendahnya frekuensi unggahan konten, dan terbatasnya produk aktif di marketplace. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi selama delapan bulan. Hasil kegiatan menunjukkan frekuensi unggahan meningkat dari kurang lebih 2 menjadi 3 kali per minggu, waktu respons konsumen mempercepat dari 6–8 menjadi 5–6 jam, tingkat interaksi naik dari 2,1% menjadi 4,6%, serta transaksi dan omzet meningkat 16,9% dan 14,6%. Skor perencanaan pemasaran tetap 2,8 dan jumlah produk aktif tetap 6. Kegiatan ini meningkatkan konsistensi pemasaran digital, meski implementasi perencanaan formal masih memerlukan pendampingan lanjutan
Copyrights © 2026