Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, masih menghadapi kendala dalam pembelajaran bahasa isyarat, terutama keterbatasan media pembelajaran interaktif dan kurangnya tenaga pendidik yang memiliki kompetensi khusus dalam pengajaran bahasa isyarat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran bahasa isyarat berbasis Android yang interaktif dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tunarungu. Metode pengembangan yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahap konsep, desain, pengumpulan bahan, pembuatan, pengujian, dan distribusi. Media pembelajaran ini dikembangkan menggunakan Unity 3D dengan penerapan algoritma Fisher–Yates Shuffle pada fitur kuis untuk mengacak urutan soal sehingga proses pembelajaran menjadi lebih beragam dan menarik. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan setiap fungsi aplikasi berjalan sesuai dengan yang dirancang, sedangkan tingkat kegunaan dan kelayakan aplikasi dievaluasi menggunakan System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur aplikasi beroperasi dengan baik sesuai harapan. Selain itu, pengujian SUS menghasilkan skor rata-rata 82, yang termasuk dalam kategori Acceptable dengan tingkat usability yang baik, sehingga aplikasi dinilai mudah digunakan dan layak diterapkan sebagai media pembelajaran. Hasil uji coba kepada siswa juga menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, ditandai dengan kenaikan nilai sebesar 71,6% dari pre-test ke post-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran bahasa isyarat berbasis Android yang dikembangkan menggunakan Unity 3D, metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC), dan algoritma Fisher–Yates Shuffle efektif dalam mendukung pembelajaran interaktif serta meningkatkan pemahaman siswa tunarungu terhadap konsep-konsep bahasa isyarat.
Copyrights © 2026