Perkembangan media sosial menjadikan platform digital sebagai sumber data untuk memahami persepsi masyarakat terhadap program pemerintah. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen publik terhadap Program Koperasi Desa Merah Putih pada Platform X serta mengevaluasi performa algoritma Random Forest dalam mengklasifikasikan sentimen. Sebanyak 2.869 tweet dikumpulkan menggunakan Apify Tweet Scraper dengan kata kunci “koperasi desa merah putih”, “kopdes merah putih”, dan “KDMP” selama Januari hingga Juni 2026. Data melalui tahap preprocessing yang meliputi text cleaning, case folding, tokenization, normalisasi, stopword removal, dan stemming, sehingga diperoleh 2.191 tweet yang siap dianalisis. Pelabelan menggunakan InSet Lexicon menghasilkan sentimen negatif sebesar 60,43%, positif sebesar 22,96%, dan netral sebesar 16,61%. Ketidakseimbangan kelas ditangani menggunakan SMOTE, sedangkan ekstraksi fitur TF-IDF menghasilkan 4.798 fitur. Model Random Forest dengan SMOTE memperoleh accuracy sebesar 70,62%, macro precision 0,65, macro recall 0,63, dan macro F1-score 0,64. Meskipun kedua model menghasilkan accuracy yang sama, penerapan SMOTE meningkatkan macro recall dan macro F1-score, sehingga kemampuan model dalam mengklasifikasikan kelas minoritas menjadi lebih seimbang. Dominasi sentimen negatif mengindikasikan adanya perhatian publik terhadap transparansi anggaran, mekanisme pelaksanaan, dan implementasi program di lapangan.
Copyrights © 2026