Salah satu permasalahan yang dihadapi PT. ANTAM dalam kegiatan operasional adalah tingginya nilai total resistance pada proses pengangkutan dari front menuju washing plant yang menyebabkan penurunan produktivitas alat angkut dump truck HINO 500. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai total resistance aktual dan setelah perbaikan pada jalan angkut serta pengaruhnya terhadap produktivitas alat angkut. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai total resistance aktual terbesar pada jalur bermuatan terjadi pada segmen 14 sebesar 9694,14 lb dan terkecil pada segmen 11 sebesar 1487,62 lb. Sementara itu, pada jalur kosongan, nilai terbesar terdapat pada segmen 16 sebesar 3695,43 lb dan nilai terkecil pada segmen 27 sebesar 1097,33 lb. Perbaikan jalan dilakukan melalui penurunan tire penetration dengan maintenance jalan hingga 1 cm pada jalan bermuatan dan 3,5 cm pada jalan kosongan, serta perbaikan grade jalan sesuai standar perusahaan dan Kepmen ESDM No. 1827 K menggunakan metode cut and fill. Setelah perbaikan, total resistance maksimum pada jalur bermuatan menurun menjadi 6324,41 lb dan pada jalur kosong menjadi 2368,70 lb. Penurunan total resistance berdampak pada peningkatan produktivitas dump truck dari 45,93 ton/jam/unit menjadi 51,59 ton/jam/unit serta penurunan cycle time dari 24,84 menit menjadi 22,12 menit.
Copyrights © 2026