PT Tayan Abadi Mineral merupakan perusahaan pertambangan bauksit yang sedang berada pada tahap eksplorasi dan estimasi sumber daya. Perusahaan belum menggunakan metode standar untuk mengestimasi sumber daya. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba memberikan rekomendasi berdasarkan metode yang relevan untuk digunakan dalam estimasi sumber daya, yaitu metode Inverse Distance Weight dan metode poligon. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung volume dan tonase serta membandingkan hasil estimasi sumber daya. Data yang digunakan yaitu data sekunder hasil eksplorasi, berupa data assay, collar, survei, dan litologi. Pengolahan data metode poligon meliputi pembuatan poligon menggunakan AutoCAD serta perhitungan luas dan estimasi bauksit. Pengolahan data dengan metode Inverse Distance Weighting (IDW) dilakukan dengan bantuan software Surpac dan cross-validation menggunakan metode Root Mean Square Error (RMSE) dilakukan untuk mengetahui tingkat kesalahan interpolasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode poligon menghasilkan volume 870.114,78 m³ dan tonase 1.392.183,64 ton, sedangkan metode Inverse Distance Weight (IDW) menghasilkan volume 946.320 m³ dan tonase 1.514.112,00 ton, dengan selisih 121.928,36 ton atau 8%. Setelah dilakukan penyamaan luas estimasi, metode poligon menghasilkan 727.538,39 m³ atau 1.164.061,42 ton dan metode IDW sebesar 746.320 m³ atau 1.194.112 ton, dengan selisih 30.050,58 ton atau 2,5%
Copyrights © 2026