Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penentuan Debit Aliran di Muara Sungai Pawan Kabupaten Ketapang berdasarkan Parameter Kecepatan Arus dan Kedalaman Sungai Puteri, Martsa Farindi Dwi; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.951 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i3.38939

Abstract

Debit aliran adalah volume air yang masuk ke badan sungai dalam setiap detik. Debit aliran sangat dipengaruhi oleh kecepatan arus dan kedalaman. Debit aliran di suatu perairan dapat digunakan untuk monitoring dan evaluasi sumber air bersih di suatu perairan. Semakin tinggi nilai debit aliran maka kualitas perairan akan semakin baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kecepatan arus dan kedalaman rata-rata terhadap debit aliran. Nilai kecepatan arus dihitung dengan metode kecepatan arus tiga titik dengan pengambilan data pada kedalaman 0.8 D, 0.5 D, dan 0.2 D. Lebar sungai dihitung dengan mengurangkan koordinat akhir dengan koordinat awal lintasan kemudian di konversi ke dalam satuan meter (m). Kedalaman dihitung secara langsung dengan alat ukur sonar. Nilai kecepatan arus, lebar sungai dan kedalaman digunakan untuk menghitung luas penampang lintasan dan debit aliran dengan metode velocity area mid section. Diperoleh hubungan antara kecepatan arus dan kedalaman terhadap debit aliran berdasarkan pola turun naik grafik yang sama pada nilai kecepatan arus, kedalaman dan debit aliran. Korelasi antara nilai kedalaman dan debit aliran diperoleh dengan nilai koefisien korelasi logaritmik sebesar 0.9329 dengan persamaan logaritmik kontinu y=10426ln(x)-15477. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa debit aliran di Sungai Pawan sangat dipengaruhi oleh besar nilai kecepatan arus dan kedalaman rata-rata pada sungai tersebut.
Perbandingan Metode Inverse Distance Weight dan Poligon dalam Estimasi Sumberdaya Bauksit di PT Tayan Abadi Mineral Kabupaten Sanggau Fahreza; Nirmala, Azwa; Puteri, Martsa Farindi Dwi
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol. 14 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v14i2.105056

Abstract

PT Tayan Abadi Mineral merupakan perusahaan pertambangan bauksit yang sedang berada pada tahap eksplorasi dan estimasi sumber daya. Perusahaan belum menggunakan metode standar untuk mengestimasi sumber daya. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba memberikan rekomendasi berdasarkan metode yang relevan untuk digunakan dalam estimasi sumber daya, yaitu metode Inverse Distance Weight dan metode poligon. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung volume dan tonase serta membandingkan hasil estimasi sumber daya. Data yang digunakan yaitu data sekunder hasil eksplorasi, berupa data assay, collar, survei, dan litologi. Pengolahan data metode poligon meliputi pembuatan poligon menggunakan AutoCAD serta perhitungan luas dan estimasi bauksit. Pengolahan data dengan metode Inverse Distance Weighting (IDW) dilakukan dengan bantuan software Surpac dan cross-validation menggunakan metode Root Mean Square Error (RMSE) dilakukan untuk mengetahui tingkat kesalahan interpolasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode poligon menghasilkan volume 870.114,78 m³ dan tonase 1.392.183,64 ton, sedangkan metode Inverse Distance Weight (IDW) menghasilkan volume 946.320 m³ dan tonase 1.514.112,00 ton, dengan selisih 121.928,36 ton atau 8%. Setelah dilakukan penyamaan luas estimasi, metode poligon menghasilkan 727.538,39 m³ atau 1.164.061,42 ton dan metode IDW sebesar 746.320 m³ atau 1.194.112 ton, dengan selisih 30.050,58 ton atau 2,5%