Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan ejaan dan fenomena penggunaan bahasa pada takarir promosi akun Instagram kedai kopi di Kabupaten Indramayu berdasarkan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) Edisi V. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi terhadap beberapa akun Instagram kedai kopi. Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat dalam takarir promosi yang menunjukkan penggunaan ejaan yang tidak sesuai dengan kaidah EYD Edisi V serta bentuk penggunaan bahasa dalam komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa bentuk penggunaan bahasa yang berkaitan dengan aspek ejaan, meliputi penggunaan kata tidak baku, penulisan kata depan, kata serapan, huruf kapital, singkatan, kata ulang, dan tanda baca. Bentuk yang paling dominan ditemukan adalah penggunaan kata tidak baku. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa dalam takarir promosi media sosial tidak hanya berkaitan dengan penerapan kaidah kebahasaan, tetapi juga menunjukkan adanya kecenderungan penggunaan bahasa yang lebih informal dalam membangun komunikasi dengan pengguna media sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian kebahasaan, khususnya mengenai penggunaan bahasa Indonesia dalam konteks komunikasi promosi digital.
Copyrights © 2026