Latar belakang: Acne vulgaris adalah masalah kulit yang sering dialami remaja akibat peradangan pada folikel polisebasea yang dapat menimbulkan dampak fisik maupun psikologis. Prevalensi acne vulgaris pada remaja cenderung meningkat setiap tahun, dengan kasus terbanyak ditemukan pada kelompok usia 15-19 tahun. Kebersihan kulit wajah yang kurang optimal serta pola makan tinggi lemak dan gula diduga berhubungan dengan peningkatan produksi sebum yang memperparah kondisi acne vulgaris. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kebersihan kulit wajah dan pola makan terhadap kejadian acne vulgaris pada remaja di SMK Bhakti Anindya Pasar Baru. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 121 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara kebersihan kulit wajah (p=0,001) dan pola makan (p=0,000) dengan kejadian acne vulgaris. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah kebersihan kulit wajah dan pola makan berperan penting dalam kejadian acne vulgaris pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan kulit wajah dan menerapkan pola makan sehat sebagai langkah pencegahan acne vulgaris pada remaja.
Copyrights © 2026