Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan sistem pemanen air hujan sebagai upaya konservasi dan penyediaan air untuk kebutuhan lahan pertanian di Desa Bah Bolon, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan data curah hujan satelit Global Precipitation Measurement (GPM) periode pengamatan 2015–2025. Metode penelitian meliputi analisis hidrologi, analisis curah hujan rencana dengan metode Distribusi Log Pearson Tipe III, perhitungan intensitas curah hujan berdasarkan waktu konsentrasi dan periode ulang, analisis debit limpasan, serta perencanaan kapasitas tampungan air hujan. Hasil analisis Distribusi Log Pearson Tipe III menunjukkan bahwa curah hujan rencana berkisar antara 151,1 mm untuk periode ulang 2 tahun hingga 418,6 mm untuk periode ulang 100 tahun. Hasil analisis intensitas curah hujan menunjukkan bahwa intensitas semakin menurun seiring bertambahnya waktu konsentrasi, sedangkan pada waktu konsentrasi yang sama intensitas meningkat dengan bertambahnya periode ulang. Sistem pemanen air hujan yang direncanakan menggunakan atap galvalum seluas 10 m² sebagai area penangkap air dan tampungan dengan kapasitas 12 m³. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa kapasitas tampungan tersebut mampu menampung volume limpasan hujan rencana hingga periode ulang 100 tahun. Dengan demikian, sistem pemanen air hujan yang direncanakan dapat menjadi salah satu alternatif konservasi sumber daya air dan penyediaan air untuk kebutuhan nonkonsumsi serta mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian di Desa Bah Bolon.
Copyrights © 2026