Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMA Negeri 1 Amarasi Selatan Kabupaten Kupang mengenai pengelolaan stres serta pencegahan dampak psikologis pernikahan dini. Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif melalui ceramah, diskusi, dan media poster. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pada 23 siswa kelas XI sebagai sasaran remaja akhir yang rentan terhadap pengaruh sosial pernikahan dini. Hasil pre-test menunjukkan 13 siswa (56,5%) berada pada kategori kurang memahami materi kesehatan mental, stres, dan pernikahan dini. Setelah intervensi, hasil post-test menunjukkan peningkatan, di mana 22 siswa (95,6%) berada pada kategori memahami materi dengan baik. Hasil ini menunjukkan bahwa metode edukasi yang digunakan efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental siswa. Media poster dan pendekatan interaktif terbukti mampu memperkuat pemahaman serta keterlibatan peserta. Kesimpulannya, edukasi kesehatan mental berbasis sekolah efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai stres dan pernikahan dini. Program ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi sekolah dan guru bimbingan konseling guna memperkuat ketahanan psikologis remaja.
Copyrights © 2026