Cemara Education and Science
Vol. 4 No. 3 (2026): Vol IV. Edisi III. Tahun 2026

PERADABAN ISLAM PADA PERIODE KHULAFAUR RASYIDIN (632–661 M): TRANSFORMASI TATA KELOLA, TIPE KEPEMIMPINAN, DAN KONTRIBUSI TERHADAP PEMBENTUKAN PERADABAN

Juwita Arleni Kasmah (Sekolah Tinggi ilmu Keguruan dan Pendidikan AL Maksum Langkat, Indonesia)
Ratu Ramadhani Harahap (Sekolah Tinggi ilmu Keguruan dan Pendidikan AL Maksum Langkat, Indonesia)
Ressa Desniana (Sekolah Tinggi ilmu Keguruan dan Pendidikan AL Maksum Langkat, Indonesia)
Suci Sandrina (Sekolah Tinggi ilmu Keguruan dan Pendidikan AL Maksum Langkat, Indonesia)



Article Info

Publish Date
06 Sep 2026

Abstract

Periode Khulafaur Rasyidin (632–661 M) merupakan fase transisi ketika komunitas Muslim membangun kembali otoritas politik setelah wafatnya Nabi Muhammad saw. Artikel ini bertujuan menganalisis hubungan antara mekanisme pergantian kepemimpinan, perkembangan tata kelola pemerintahan, karakter kepemimpinan empat khalifah, dan kontribusinya terhadap pembentukan peradaban Islam. Penelitian menggunakan metode sejarah dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan studi kepustakaan. Data primer konseptual diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, dan karya sejarah Islam, sedangkan data sekunder berasal dari buku dan artikel ilmiah Indonesia yang relevan. Analisis dilakukan melalui heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, kemudian dibandingkan lintas-periode kepemimpinan Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem pemerintahan berkembang secara adaptif: dari konsolidasi dan sentralisasi pada masa Abu Bakar, institusionalisasi administrasi pada masa Umar, ekspansi dan standardisasi keagamaan pada masa Utsman, hingga reformasi berbasis keadilan di tengah konflik politik pada masa Ali. Perbedaan gaya kepemimpinan bukan menunjukkan inkonsistensi, tetapi memperlihatkan kemampuan menyesuaikan instrumen pemerintahan dengan persoalan yang dihadapi. Kontribusi terbesar periode ini terletak pada konsolidasi politik, penguatan administrasi dan fiskal, standardisasi mushaf, perluasan jaringan wilayah, serta artikulasi nilai keadilan dan amanah. Kebaruan artikel ini terletak pada pembacaan Khulafaur Rasyidin sebagai proses transformasi tata kelola, bukan sekadar rangkaian biografi dan prestasi individual, sehingga hubungan antara krisis, pilihan kelembagaan, dan keluaran peradaban dapat terlihat secara lebih utuh.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ces

Publisher

Subject

Religion Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Other

Description

Focus and Scope Cemara Education and Science (CES) menerbitkan artikel-artikel di bidang pendidikan yang melaporkan penelitian empiris tentang topik-topik penting lintas konteks pendidikan, dalam hal desain dan temuan penelitian. Ruang lingkup Cemara Education and Science (CES) meliputi: Pendidikan ...