Inflasi merupakan indikator penting dalam perekonomian, namun tidak semua daerah memiliki data inflasi yang lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi nilai inflasi daerah di Jawa Timur menggunakan metode Ordinary Kriging. Data yang digunakan terdiri dari 11 daerah tersampel untuk memprediksi nilai inflasi pada 4 daerah tidak tersampel di kawasan Gerbangkertosusilo. Penentuan model semivariogram teoritis dilakukan dengan membandingkan model spherical, exponential, dan gaussian berdasarkan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa model spherical menghasilkan MAPE sebesar 20,66%, exponential sebesar 17,74%, dan gaussian sebesar 30,12%. Model exponential memiliki nilai MAPE terkecil sehingga dipilih sebagai model terbaik. Predksi menggunakan Ordinary Kriging dengan model exponential menghasilkan estimasi inflasi Kabupaten Mojokerto sebesar 1,38%, Kabupaten Bangkalan sebesar 1,63%, Kabupaten Sidoarjo sebesar 1,42%, dan Kabupaten Lamongan sebesar 1,51%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Ordinary Kriging mampu memberikan prediksi inflasi yang representatif pada daerah yang belum memiliki data pengamatan Kata Kunci: Inflasi, Gerbangkertosusilo, Semivariogram Eksperimental, Semivariogram Teoritis, Ordinary Kriging
Copyrights © 2026