Rekam medis merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan di rumah sakit. Berdasarkan data, kunjungan pasien rawat jalan di RSUD Kota Kendari meningkat dari 105.225 kunjungan pada tahun 2023 menjadi 111.001 kunjungan pada tahun 2024, sehingga berpotensi meningkatkan beban kerja tenaga rekam medis. Penelitian ini bertujuan menganalisis waktu kerja tersedia dan kebutuhan tenaga rekam medis menggunakan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional. Populasi dan sampel adalah seluruh tenaga rekam medis bagian pendaftaran rawat jalan yang berjumlah 5 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu kerja tersedia sebesar 313 hari/tahun dengan standar beban kerja sebesar 2.471.232,6 menit/tahun. Berdasarkan perhitungan metode WISN, kebutuhan tenaga rekam medis adalah 6 orang, sehingga terdapat kekurangan 1 tenaga rekam medis dibandingkan dengan jumlah tenaga yang tersedia. Oleh karena itu, rumah sakit perlu melakukan penambahan tenaga rekam medis serta meningkatkan kompetensi petugas melalui pelatihan agar pelayanan dapat berlangsung lebih efektif dan efisien.
Copyrights © 2026