Masyarakat Madura dikenal memiliki sistem kekerabatan yang baik dan religiusitas yang tinggi sebagai identitas diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah religiusitas, dan dukungan sosial memiliki dampak dalam membangun resiliensi keluarga. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 272. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil uji hipotesis diketahui bahwa secara simultan religiusitas dan dukungan sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap resiliensi keluarga. Hal ini diketahui melalui hasil analisis regresi uji F, diketahui nilai Sig. 0.000< 0.05 maka dapat disimpulkan dalam pengujian ini variabel Religiusitas (X1) dan variabel Dukungan sosial (X2) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap resiliensi keluarga. Pengaruh variabel dukungan sosial dan religiusitas terhadap resiliensi keluarga berkontribusi sebesar 58,2%.
Copyrights © 2026