Perkembangan wilayah Kecamatan Tambang yang berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru telah mendorong pertumbuhan permukiman yang pesat dan peningkatan kebutuhan terhadap sarana serta prasarana wilayah. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pola persebaran permukiman, tingkat kepadatan bangunan, dan pemerataan fasilitas pelayanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran dan kepadatan permukiman serta mengkaji ketersediaan sarana dan prasarana di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Pola persebaran permukiman dianalisis menggunakan metode Nearest Neighbor Analysis (NNA), sedangkan kepadatan permukiman dianalisis dengan Calculate Density. Analisis sarana dan prasarana dilakukan melalui perhitungan rasio, persentase, dan evaluasi persebaran fasilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola persebaran permukiman cenderung mengelompok pada wilayah yang memiliki aksesibilitas tinggi dan berada di sekitar jaringan jalan utama. Tingkat kepadatan permukiman bervariasi antar desa, sedangkan ketersediaan sarana dan prasarana secara umum telah mendukung aktivitas masyarakat meskipun masih terdapat ketimpangan distribusi fasilitas pada beberapa wilayah. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemerataan sarana dan prasarana untuk mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026