Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peranan Lingkungan Sosial Terhadap Pembentukan Sikap Peduli Lingkungan Peserta Didik Di MAS Al-Islam Petala Bumi Muslim Muslim; Almegi Almegi; Alfiah Alfiah; Akmal Akmal; Hutri Rizki Amelia
EL-JUGHRAFIYAH Vol 1, No 1 (2021): El-Jugrafiyah : August, 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.884 KB) | DOI: 10.24014/jej.v1i1.14042

Abstract

Peranan lingkungan sosial memiliki peranan penting terhadap pembentukan sikap peduli lingkungan peserta didik. Adapun lingkungan sosial yaitu lingkungan keluarga, madrasah  masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan lingkungan keluarga, madrasah , dan masyarakat terhadap pembentukan sikap peduli lingkungan peserta didik di MAS AL ISLAM Penelitian ini menggunakan  metode penelitian survey. Sampel penelitian berjumlah 100 peserta didik. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner,  studi  literatur,  dan  studi  dokumentasi.  Analisis  data  menggunakan  analisis regresi linear ganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa lingkungan keluarga, madrasah, dan masyarakat memberikan peranan yang berarti dan lingkungan masyarakat yang berperan paling tinggi terhadap pembentukan sikap peduli lingkungan peserta didik
Penguatan Pemahaman Materi SIG Melalui Workshop bagi Guru-Guru Geografi Kota Pekanbaru Almegi Almegi; Hutri Rizki Amelia; Yulia Novita
COMMUNITY SERVICE JOURNAL OF ECONOMICS EDUCATION Vol. 4 No. 2 (2025): Community Service Journal Of Economic Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru-guru yang tergabung dalam MGMP Geografi Kota Pekanbaru tentang materi Sistem Informasi Geografi (SIG). Kegiatan pengabdian dilakukan 1 (satu) hari, pada hari sabtu tanggal 5 Februari 2024 yang bertempat di aula SMAN 8 Kota Pekanbaru. Kegiatan ini dihadiri oleh para guru anggota MGMP Geografi Kota Pekanbaru. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini mengikuti tahapan metode Participatory Action Research (PAR) yang dimulai dengan identifikasi masalah melalui observasi awal dan wawancara bersama ketua serta pengurus MGMP Geografi Kota Pekanbaru. Hasil observasi tersebut kemudian dijadikan dasar dalam perencanaan aksi yang disusun secara kolaboratif dengan pihak MGMP. Rencana yang telah dirumuskan selanjutnya diimplementasikan melalui kegiatan workshop materi Sistem Informasi Geografi (SIG) sebagai bentuk aksi nyata pengabdian. Setelah kegiatan berlangsung, dilakukan evaluasi yang meliputi tes untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta terhadap materi SIG dan penyebaran kuesioner guna mengetahui respon peserta terhadap kegiatan. Hasil evaluasi ini menjadi bahan refleksi untuk perbaikan berkelanjutan serta perencanaan kegiatan lanjutan di masa mendatang. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru terhadap materi Sistem Informasi Geografi (SIG). Peningkatan tersebut terlihat dari rata-rata nilai pre-test sebesar 7,5 yang meningkat menjadi 9,1 pada post-test setelah pelaksanaan workshop.Kegiatan workshop ini perlu dilakukan secara berkesinambungan dengan pendalaman materi dan atau praktek pengoperasi SIG berbasis digital, sehingga guru-guru Geografi bisa mengikuti perkembangan SIG yang cepat berkembang seiring perkembangan teknologi informasi.Kata kunci: Sistem Informasi Geografi, workshop, guru geografi
Analisis Tingkat Kekritisan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Disty Gusvalinda Arijati; Evan Bagas Saputra; Mhd. Zahran Zaky Alfaro; Nayla Meilani; Almegi Almegi
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i02.531

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan suatu wilayah yang berfungsi sebagai sistem hidrologi yang menampung, menyimpan, dan mengalirkan air hujan menuju sungai utama. Perubahan penggunaan lahan yang semakin intensif akibat perkembangan perkebunan, pertanian, permukiman, dan aktivitas lainnya berpotensi menyebabkan penurunan kualitas lingkungan serta meningkatkan tingkat kekritisan DAS. Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, merupakan salah satu wilayah yang mengalami perubahan penggunaan lahan cukup signifikan sehingga berpotensi memengaruhi fungsi hidrologis DAS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kekritisan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), mengetahui teknik deliniasi DAS, serta mengidentifikasi parameter-parameter yang memengaruhi tingkat kekritisan DAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis spasial berbasis SIG. Data yang digunakan meliputi data Digital Elevation Model (DEM), tutupan lahan, curah hujan. Tahapan penelitian meliputi deliniasi DAS, pengolahan data spasial, teknik overlay, skoring, dan klasifikasi tingkat kekritisan DAS. Hasil penelitian diharapkan menghasilkan peta tingkat kekritisan DAS yang menunjukkan sebaran wilayah berdasarkan kategori tidak kritis, agak kritis, kritis, dan sangat kritis. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan konservasi tanah dan air, rehabilitasi lahan, serta pengelolaan DAS yang berkelanjutan di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.
Analisis Pola Persebaran dan Kepadatan Permukiman serta Ketersediaan Sarana Prasarana di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Dian Kumala Sari; Dwi Fani Yulia Putri; Gita Adelya Putri; Stevani Claudia Ginting; Almegi Almegi
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i02.519

Abstract

Perkembangan wilayah Kecamatan Tambang yang berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru telah mendorong pertumbuhan permukiman yang pesat dan peningkatan kebutuhan terhadap sarana serta prasarana wilayah. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pola persebaran permukiman, tingkat kepadatan bangunan, dan pemerataan fasilitas pelayanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran dan kepadatan permukiman serta mengkaji ketersediaan sarana dan prasarana di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Pola persebaran permukiman dianalisis menggunakan metode Nearest Neighbor Analysis (NNA), sedangkan kepadatan permukiman dianalisis dengan Calculate Density. Analisis sarana dan prasarana dilakukan melalui perhitungan rasio, persentase, dan evaluasi persebaran fasilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola persebaran permukiman cenderung mengelompok pada wilayah yang memiliki aksesibilitas tinggi dan berada di sekitar jaringan jalan utama. Tingkat kepadatan permukiman bervariasi antar desa, sedangkan ketersediaan sarana dan prasarana secara umum telah mendukung aktivitas masyarakat meskipun masih terdapat ketimpangan distribusi fasilitas pada beberapa wilayah. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemerataan sarana dan prasarana untuk mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan.
Daya Dukung Lingkungan Berbasis Kemampuan Lahan di Kecamatan Kampar Annisa Mardhatillah; Fathir Muchtar; Mila Khoirunisa; Nurul Hidayati; Almegi Almegi
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i02.516

Abstract

Pemanfaatan lahan yang tidak sesuai dengan karakteristik fisik dan kemampuan lahannya dapat menyebabkan degradasi lingkungan, penurunan kualitas tanah, serta meningkatnya risiko bencana. Kecamatan Kampar memiliki keragaman karakteristik fisik wilayah yang meliputi bentuklahan, kemiringan lereng, kondisi tanah, drainase, dan potensi bencana sehingga diperlukan evaluasi kemampuan lahan sebagai dasar perencanaan ruang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis klasifikasi kemampuan lahan dan daya dukung lingkungan Kecamatan Kampar serta menentukan arahan pemanfaatan ruang berdasarkan karakteristik fisik wilayah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif berbasis informasi geospasial dengan memanfaatkan data primer hasil observasi lapangan dan data sekunder berupa peta administrasi, tanah, lereng, drainase, curah hujan, serta dokumen perencanaan wilayah. Analisis dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui metode skoring, pembobotan, dan overlay berbagai parameter kemampuan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Kampar memiliki tiga kelas kemampuan lahan, yaitu kemampuan pengembangan rendah (20%), sedang (45%), dan tinggi (35%). Wilayah kemampuan rendah diarahkan sebagai kawasan lindung, kemampuan sedang sebagai kawasan penyangga dengan penerapan konservasi, sedangkan kemampuan tinggi sebagai kawasan pengembangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan SIG berbasis kemampuan lahan mampu memberikan dasar ilmiah dalam penyusunan arahan pemanfaatan ruang yang adaptif, aman, dan berkelanjutan.