Masjid dalam sejarah Islam tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah ritual, tetapi juga menjadi pusat pembinaan sosial, pendidikan, pelayanan masyarakat, dan pengembangan peradaban umat. Namun, pemahaman terhadap fungsi masjid saat ini sering mengalami penyempitan sehingga berbagai aktivitas sosial dan kemasyarakatan di dalamnya dianggap tidak sesuai dengan karakteristik rumah ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fungsi bangunan masjid berdasarkan hadis-hadis Nabi Muhammad Saw. melalui pendekatan studi hadis tematik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui penelusuran sumber-sumber hadis, kitab syarah, serta literatur yang berkaitan dengan fungsi masjid. Analisis dilakukan melalui metode takhrij al-hadith untuk mengetahui keberadaan dan kualitas hadis yang menjadi dasar kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis tentang aktivitas di masjid, seperti bermain, bersyair, merawat orang sakit, makan, dan kegiatan belajar, memiliki kualitas yang dapat diterima serta menunjukkan keluasan fungsi masjid pada masa Nabi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa masjid merupakan institusi umat yang bersifat multidimensional, yaitu sebagai pusat ibadah sekaligus ruang sosial, pendidikan, dan kemaslahatan masyarakat.
Copyrights © 2026