Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) pada era Society 5.0 telah menghadirkan berbagai transformasi dalam kehidupan manusia sekaligus memunculkan persoalan etika terkait arah, dampak, dan distribusi teknologi. Teknologi modern seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), big data, dan transformasi digital tidak dapat dipandang sebagai entitas bebas nilai karena berpotensi menimbulkan ketimpangan, pelanggaran privasi, serta pergeseran nilai kemanusiaan apabila tidak diarahkan secara etis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip-prinsip etika Islam dalam pengembangan dan penerapan IPTEK, mengkaji implementasi nilai-nilai Islam dalam menghadapi tantangan digitalisasi, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat integrasi etika Islam dalam teknologi modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research melalui analisis deskriptif-analitis terhadap sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika Islam menawarkan kerangka integratif berbasis prinsip tauhid, amanah, maslahah, dan ‘adl sebagai pedoman pengembangan teknologi yang bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi antara IPTEK dan nilai Islam diperlukan untuk mewujudkan inovasi teknologi yang berorientasi pada kemaslahatan manusia, keadilan sosial, dan keberlanjutan peradaban.
Copyrights © 2026