Saifuddin Saifuddin
Universitas Muhammadiyah Bima

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendekatan Psikologis dalam Pendidikan Islam: Menjawab Tantangan Pendidikan di Era Digital Amma Ainun; Fitriani Fitriani; Saifuddin Saifuddin; Nurma Nurma; Nasaruddin Nasaruddin; Ruslan Ruslan
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.576

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa dampak signifikan terhadap pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Peserta didik semakin rentan terhadap distraksi, kecanduan gawai, dan melemahnya internalisasi nilai akhlak. Kondisi ini menuntut pendidikan Islam untuk tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga memperhatikan dimensi psikologis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan psikologis dalam pendidikan Islam sebagai strategi menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan sumber data primer berupa buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik, serta data sekunder dari laporan penelitian dan dokumen terkait. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan psikologis berperan penting dalam memahami karakteristik emosional, kognitif, dan perilaku peserta didik, sehingga pendidikan Islam dapat lebih adaptif menghadapi era digital. Dampak temuan ini memperlihatkan bahwa penguatan motivasi intrinsik, pengendalian diri, dan internalisasi nilai Islam yang kontekstual dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran agama. Penelitian ini merekomendasikan keterlibatan kolaboratif antara guru, orang tua, dan lembaga pendidikan dalam mengintegrasikan strategi psikologis dengan nilai-nilai Islami, serta mendorong penelitian empiris lanjutan untuk menguji efektivitas penerapan pendekatan ini. Dengan demikian, pendidikan Islam mampu melahirkan generasi berakhlak mulia, cerdas emosional, dan resilien menghadapi dinamika global.
Keseimbangan Teologis, Pedagogis dan Kontekstual dalam Pengembangan Materi PAI Supriyadin Supriyadin; Saifuddin Saifuddin; Ikbal Ikbal; Nasaruddin Nasaruddin; Ilham Ilham
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i02.536

Abstract

Pengembangan materi Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara otoritas teologis sebagai sumber legitimasi nilai, kebutuhan pedagogis sebagai dasar transformasi pembelajaran, dan tuntutan kontekstual sebagai ruang aktualisasi nilai Islam dalam kehidupan peserta didik. Dominasi pendekatan normatif dan tekstual sering menyebabkan materi PAI kurang responsif terhadap perkembangan karakter peserta didik serta dinamika sosial budaya modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi keseimbangan antara aspek teologis, pedagogis, dan kontekstual dalam pengembangan materi PAI, menganalisis model pedagogis dalam mentransformasikan konsep-konsep teologis yang kompleks, serta merumuskan kerangka kontekstualisasi materi PAI berbasis budaya lokal dengan tetap mempertahankan konsistensi nilai Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui analisis kritis terhadap literatur akademik, dokumen kurikulum, dan penelitian terkait pendidikan Islam. Analisis data dilakukan menggunakan thematic content analysis melalui tahap identifikasi konsep, kategorisasi tema, interpretasi, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan materi PAI yang ideal membutuhkan integrasi tiga dimensi utama, yaitu validitas teologis, aksesibilitas pedagogis, dan relevansi kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keseimbangan ketiga dimensi tersebut dapat menghasilkan materi PAI yang tidak hanya mempertahankan otoritas keislaman, tetapi juga mampu membangun pembelajaran yang bermakna, adaptif, dan relevan dengan tantangan pendidikan modern.
Etika Pengembangan dan Penerapan IPTEK dalam Pandangan Islam Supriyadin Supriyadin; Saifuddin Saifuddin; Ikbal Ikbal; Luthfiyah Luthfiyah; Zuhrah Zuhrah
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i02.511

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) pada era Society 5.0 telah menghadirkan berbagai transformasi dalam kehidupan manusia sekaligus memunculkan persoalan etika terkait arah, dampak, dan distribusi teknologi. Teknologi modern seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), big data, dan transformasi digital tidak dapat dipandang sebagai entitas bebas nilai karena berpotensi menimbulkan ketimpangan, pelanggaran privasi, serta pergeseran nilai kemanusiaan apabila tidak diarahkan secara etis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip-prinsip etika Islam dalam pengembangan dan penerapan IPTEK, mengkaji implementasi nilai-nilai Islam dalam menghadapi tantangan digitalisasi, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat integrasi etika Islam dalam teknologi modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research melalui analisis deskriptif-analitis terhadap sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika Islam menawarkan kerangka integratif berbasis prinsip tauhid, amanah, maslahah, dan ‘adl sebagai pedoman pengembangan teknologi yang bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi antara IPTEK dan nilai Islam diperlukan untuk mewujudkan inovasi teknologi yang berorientasi pada kemaslahatan manusia, keadilan sosial, dan keberlanjutan peradaban.