Kemampuan komunikasi penting untuk mendukung proses pembelajaran, kepercayaan diri, dan interaksi antar siswa. Hasil observasi di SMP Tombiobong menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang kurang percaya diri berbicara di depan kelas, kesulitan menyampaikan gagasan secara runtut, serta pasif dalam diskusi dan presentasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa melalui pelatihan teknik storytelling. Kegiatan dilaksanakan di SMP Tombiobong, Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, dengan peserta sekitar 30 siswa kelas VII dan VIII. Metode kegiatan meliputi observasi, koordinasi, penyampaian materi, demonstrasi, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Materi mencakup alur cerita, intonasi, artikulasi, ekspresi, kontak mata, bahasa tubuh, dan kepercayaan diri. Hasil menunjukkan peningkatan keberanian, kelancaran, kemampuan menyusun cerita, serta penggunaan ekspresi dan bahasa tubuh. Pelatihan storytelling yang efektif meningkatkan kemampuan komunikasi verbal dan nonverbal siswa.
Copyrights © 2026