Abstract: Numeracy is an important competency in mathematics learning, but students’ ability to understand, analyze, and use information in different contexts remains a concern. This study aims to describe students’ numeracy skills, identify factors affecting them, examine difficulties encountered, and formulate directions for improvement. The study employed a Systematic Literature Review (SLR). Articles were searched through Google Scholar, SINTA, GARUDA, Neliti, and ISSN-indexed publication sources, then selected through title and abstract screening, application of inclusion and exclusion criteria, and full-text assessment. The selection resulted in 23 articles for analysis, comprising 7 articles on numeracy skills, 9 on factors affecting numeracy, and 7 on numeracy difficulties. The results show that students’ numeracy skills generally remain at low to basic levels. Students still experience difficulties in analyzing information, interpreting data, understanding contexts, constructing mathematical models, and making decisions. Improvement should focus on contextual learning, AKM- and PISA-based problems, technology use, and school-family collaboration.Abstrak: Numerasi merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika, tetapi kemampuan siswa dalam memahami, menganalisis, dan menggunakan informasi matematis dalam berbagai konteks masih menjadi perhatian. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa, faktor yang memengaruhinya, kesulitan yang dihadapi, serta arah perbaikannya. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Artikel dicari melalui Google Scholar, SINTA, GARUDA, Neliti, dan sumber publikasi ber-ISSN, kemudian diseleksi melalui pemeriksaan judul dan abstrak, penerapan kriteria inklusi dan eksklusi, serta penelaahan teks lengkap. Database awal 45 artikel, kemudian disaring menjadi 36 artikel, hasil seleksi menghasilkan 23 artikel yang terdiri atas 7 artikel tentang kemampuan numerasi, 9 artikel tentang faktor yang memengaruhinya, dan 7 artikel tentang kesulitan numerasi. Hasil menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa umumnya berada pada kategori rendah hingga dasar. Siswa masih mengalami kesulitan dalam menganalisis informasi, menafsirkan data, memahami konteks, membuat model matematika, dan mengambil keputusan. Peningkatan numerasi perlu diarahkan pada pembelajaran kontekstual, soal berbasis AKM dan PISA, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi sekolah dan keluarga.
Copyrights © 2026