Ketahanan pangan merupakan aspek strategis pembangunan yang memerlukan penguatan produksi, pemanfaatan potensi lokal, dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan hingga tingkat desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung swasembada pangan berbasis desa melalui kolaborasi mahasiswa KKN, TNI, POLRI, dan masyarakat dalam panen jagung di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui identifikasi potensi, koordinasi, persiapan, pelaksanaan panen bersama, dokumentasi, dan evaluasi deskriptif. Hasil menunjukkan panen jagung terlaksana dengan masyarakat sebagai aktor utama, didukung mahasiswa, TNI, dan POLRI dalam mobilisasi, partisipasi, kerja sama, dan penguatan semangat ketahanan pangan. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan panen jagung, tetapi juga memperkuat interaksi sosial dan sinergi lintas institusi di tingkat desa. Penguatan pangan tidak hanya bergantung pada produksi, tetapi juga kolaborasi, keberlanjutan budidaya, pengelolaan pascapanen, dan kelembagaan masyarakat. Dengan demikian, panen jagung bersama menjadi bentuk aksi kolektif berbasis desa untuk mendukung ketahanan dan kemandirian pangan.
Copyrights © 2026