Rendahnya literasi keuangan pada masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dusun Taepi, Desa Monterado, membuat mereka rentan terhadap perilaku keuangan yang kurang produktif, seperti judi online, belanja impulsif, dan kesulitan membedakan kebutuhan serta keinginan. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM, remaja, dan masyarakat sekitar, sekaligus mendampingi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai media transaksi digital yang lebih aman dan tercatat rapi. Metode pelaksanaan meliputi seminar edukasi literasi keuangan di SDN 01 Monterado, sesi Pembuatan Celengan Kreatif untuk menumbuhkan minat menabung anak-anak dan remaja, serta pendampingan aktivasi QRIS secara door to door kepada pelaku UMKM selama tanggal 17-21 Juli. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seminar edukasi yang diikuti oleh 33 peserta mendapat respons antusias, terlihat dari keaktifan bertanya dan berdiskusi mengenai pengelolaan uang dan bahaya judi online. Pendampingan QRIS berhasil menjangkau 10 pelaku UMKM, seluruhnya bersedia mengaktivasi QRIS meskipun awalnya ragu terhadap sistem pembayaran nontunai. Program ini terbukti meningkatkan kesadaran finansial masyarakat Dusun Taepi, meskipun keterbatasan durasi pelaksanaan membuat dampak jangka panjang masih perlu dipantau melalui program pendampingan lanjutan.
Copyrights © 2026