Pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Indonesia terus berkembang, namun efektivitas penghimpunan dana masih menghadapi berbagai tantangan, terutama pada tingkat Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Perbedaan kinerja amil dalam menghimpun dana ZIS menunjukkan perlunya kajian mengenai faktor-faktor internal organisasi yang memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja amil UPZ di Kecamatan Ciawi dalam penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh amil UPZ yang menjadi responden penelitian, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja amil. Temuan ini mengindikasikan bahwa lingkungan kerja yang kondusif serta tingkat kepuasan kerja yang tinggi mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas amil dalam menghimpun dana ZIS. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia pada lembaga filantropi Islam, khususnya pada tingkat UPZ, serta menjadi masukan bagi BAZNAS dan pengelola UPZ dalam merumuskan strategi peningkatan produktivitas amil. Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan model penelitian dengan menambahkan variabel lain agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja amil.
Copyrights © 2026