Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh risiko dan faktor internal perbankan terhadap Return on Assets (ROA) pada Bank Umum Konvensional KBMI I yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian. ROA digunakan sebagai indikator profitabilitas karena mencerminkan kemampuan bank dalam mengelola aset untuk menghasilkan laba. Variabel yang dianalisis meliputi Non-Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), ukuran perusahaan (Size), dan kepemilikan institusional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel terhadap bank yang memenuhi kriteria sampel. Berdasarkan pengujian pemilihan model, Fixed Effect Model merupakan model yang paling sesuai untuk mengestimasi hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPL, BOPO, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan LDR, CAR, dan kepemilikan institusional tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, risiko dan faktor internal perbankan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan bank dalam mengelola risiko kredit, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengoptimalkan skala perusahaan merupakan faktor penting dalam menentukan tingkat profitabilitas Bank Umum Konvensional KBMI I. Hasil penelitian dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen perbankan dalam memperkuat pengelolaan risiko dan efisiensi internal guna mempertahankan serta meningkatkan kinerja profitabilitas
Copyrights © 2026