Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada siswi masih menjadi masalah gizi yang berkaitan dengan kebiasaan tidak sarapan. Melewatkan sarapan dapat menyebabkan rendahnya asupan energi di pagi hari sehingga berpotensi mengganggu konsentrasi belajar, aktivitas fisik, serta status gizi apabila terjadi secara terus-menerus. Kondisi ini apabila dibiarkan dapat berdampak pada kesehatan dan prestasi belajar siswi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah melalui edukasi gizi menggunakan media video, karena lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pengetahuan dan sikap sarapan untuk mencegah kekurangan energi kronis menggunakan video edukasi pada siswi SMP Widya Sakti Denpasar. Jenis penelitian ini yaitu pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Besar sampel 48 siswi yang dipilih secara cluster sampling. Data pengetahuan dan sikap dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan setelah intervensi, kemudian dianalisis untuk melihat perubahan skor pengetahuan dan siakp menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 74,84 menjadi 85,89 dan skor sikap dari 76,54 menjadi 87,75, dengan nilai p = 0,000. Hal ini menandakan terdapat perubahan yang signifikan setelah intervensi. Dapat disimpulkan bahwa edukasi melalui video efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif terkait pentingnya sarapan sebagai upaya pencegahan kekurangan energi kronis (KEK).
Copyrights © 2026