Lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami gangguan gizi dan metabolik akibat proses penuaan yang dapat meningkatkan risiko hipertensi dan hiperurisemia. Posyandu lansia merupakan salah satu pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan lansia melalui pemantauan kesehatan dan edukasi secara berkala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan status gizi, kadar asam urat, dan tekanan darah pada lansia berdasarkan aktivitas mengikuti posyandu di Desa Kampial Kabupaten Badung. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 65 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran RLPP, pemeriksaan kadar asam urat dengan metode POCT, dan pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan status gizi, kadar asam urat, dan tekanan darah berdasarkan aktivitas mengikuti posyandu dengan nilai p-value <0,001. Lansia yang aktif mengikuti posyandu cenderung memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik dibandingkan lansia yang tidak aktif mengikuti posyandu. Lansia disarankan rutin mengikuti kegiatan posyandu serta menerapkan pola hidup sehat.
Copyrights © 2026