Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Politeknik Industri Petrokimia Banten. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus deskriptif-analitis, penelitian melibatkan 155 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui studi dokumen (RPS dan modul ajar), observasi kelas, lembar refleksi, serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: (1) redesain kurikulum mikro PAI berhasil mentransformasi pembelajaran dari Teacher-Centered Learning (TCL) menuju Student-Centered Learning (SCL) berbasis Case-Based Learning (CBL) dan Higher Order Thinking Skills (HOTS); (2) pengangkatan kasus lokal dinamika rumah ibadah di Cilegon sebagai trigger diskusi efektif mengurai polarisasi pemikiran mahasiswa melalui intervensi dosen berprinsip At-Tawassut; dan (3) terjadi pergeseran kognitif (cognitive shift) mahasiswa dari toleransi simbolik yang kaku menuju toleransi substansial yang inklusif. Pembelajaran PAI vokasi terbukti efektif saat mampu menyelaraskan doktrin keagamaan dengan etika profesionalisme dunia kerja industri multikultural.
Copyrights © 2026