Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Systematic Literature Review (SLR) Perkembangan Teknologi Digital Twin untuk Strategi Perawatan Berkelanjutan pada Industri Proses Petrokimia: Pendekatan Lintas Sektor Silvia Febriani; Dea Fajria Tatarizqa Japal; Nurhasanah
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS) Vol. 3 No. 3 (2026): April : Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v3i3.113

Abstract

Perkembangan teknologi Digital Twin dalam kerangka Revolusi Industri 4.0 telah mendorong transformasi strategi perawatan industri menuju pendekatan yang lebih adaptif, prediktif, dan berkelanjutan. Industri proses petrokimia, dengan karakteristik operasional berisiko tinggi,meliputi tekanan dan temperatur ekstrem, dinamika reaksi kimia yang kompleks, serta potensi kegagalan katastrofis akibat korosi dan kebocoran bahan berbahaya,memiliki urgensi yang sangat tinggi terhadap sistem pemantauan dan perawatan berbasis prediksi. Namun, kajian sistematis mengenai implementasi Digital Twin secara spesifik pada sektor petrokimia masih sangat terbatas dalam literatur ilmiah. Kondisi ini merupakan kesenjangan penelitian (research gap) yang signifikan dan menjadi justifikasi utama penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan perkembangan teknologi Digital Twin dalam mendukung strategi perawatan berkelanjutan pada industri proses petrokimia melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis protokol PRISMA.  Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian Digital Twin mengalami peningkatan signifikan sejak tahun 2020 dan mencapai fase ekspansi strategis pada periode 2022–2023. Dominasi penelitian masih berada pada sektor manufaktur (43%), sementara sektor petrokimia relatif lebih terbatas (28%),temuan ini secara langsung mengkonfirmasi research gap yang menjadi fondasi penelitian ini. Dari perspektif strategi perawatan, predictive maintenance merupakan paradigma dominan yang berkontribusi signifikan terhadap optimalisasi sumber daya dan peningkatan keselamatan operasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Digital Twin memiliki potensi strategis untuk mentransformasikan sistem perawatan industri proses petrokimia menjadi lebih efisien, aman, dan berkelanjutan, dengan syarat integrasi simultan antara predictive intelligence, risk-based optimization, dan sustainability-oriented lifecycle management yang spesifik terhadap parameter unik petrokimia.
Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran Agama Islam di Perguruan Tinggi Vokasi: Studi Kasus di Politeknik Industri Petrokimia Banten Nurhasanah; Silvia Febriani
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1413

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Politeknik Industri Petrokimia Banten. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus deskriptif-analitis, penelitian melibatkan 155 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui studi dokumen (RPS dan modul ajar), observasi kelas, lembar refleksi, serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: (1) redesain kurikulum mikro PAI berhasil mentransformasi pembelajaran dari Teacher-Centered Learning (TCL) menuju Student-Centered Learning (SCL) berbasis Case-Based Learning (CBL) dan Higher Order Thinking Skills (HOTS); (2) pengangkatan kasus lokal dinamika rumah ibadah di Cilegon sebagai trigger diskusi efektif mengurai polarisasi pemikiran mahasiswa melalui intervensi dosen berprinsip At-Tawassut; dan (3) terjadi pergeseran kognitif (cognitive shift) mahasiswa dari toleransi simbolik yang kaku menuju toleransi substansial yang inklusif. Pembelajaran PAI vokasi terbukti efektif saat mampu menyelaraskan doktrin keagamaan dengan etika profesionalisme dunia kerja industri multikultural.