Pendidikan berkualitas di wilayah timur Indonesia, khususnya Papua Selatan, dihadapkan pada tantangan pengelolaan sumber daya yang memerlukan kepemimpinan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan kepala sekolah serta implementasinya dalam fungsi-fungsi manajemen sekolah di SMA YPK Merauke. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Sekolah SMA YPK Merauke menerapkan sinergi gaya kepemimpinan transformasional dan partisipatif. Gaya kepemimpinan ini diintegrasikan secara efektif ke dalam empat fungsi manajemen, yaitu perencanaan partisipatif berbasis data, pengorganisasian transparan sesuai kompetensi, penggerakan persuasif berbasis keteladanan, serta pengawasan berorientasi pembimbingan (coaching). Kombinasi pendekatan ini terbukti memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas manajemen sekolah yang ditandai oleh terciptanya iklim kerja kondusif, terjaganya kelulusan siswa pada kategori memuaskan, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat secara konsisten. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas manajemen sekolah tidak hanya bergantung pada kecukupan sarana fisik, melainkan pada fleksibilitas dan kepemimpinan humanis yang mampu menjembatani standar nasional pendidikan dengan karakteristik sosio-kultural lokal. Implikasi penelitian ini memberikan kerangka konseptual bagi pengembangan model kepemimpinan kontekstual serta panduan praktis pengelolaan sekolah swasta di kawasan daerah berkembang.
Copyrights © 2026