Pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) merupakan penggabungan keilmuan IPA dan IPS yang subjek pembelajaran tentang kejadian alam dan sosial. Pembelajaran IPAS di sekolah dasar hingga saat ini masih menyimpan berbagai permasalahan mendasar yang belum terselesaikan secara sistematis. Pemanfaatan media pembelajaran yang belum optimal menjadi salah satu permasalahan yang menyebabkan pemahaman dan konsentrasi siswa belum sepenuhnya tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran inovatif pada materi sifat cahaya di sekolah dasar sebagai landasan pengembangan media edukatif yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan belajar siswa kelas V SD/MI. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi kelas dan wawancara siswa. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar guru masih menggunakan buku sebagai sumber belajar utama yang dipadukan dengan metode ceramah dan antusiasme siswa terhadap pembelajaran yang menggunakan media pembelajaran berbasis eksperimen. Analisis kebutuhan pada penelitian ini mengidentifikasi adanya kebutuhan penggunaan media pembelajaran berbasis eksperimen yang mampu mendemonstrasikan materi sifat-sifat cahaya secara konkret. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan antara proses pembelajaran dengan ketersediaan media di kelas. Oleh karena itu, disarankan untuk peneliti selanjutnya untuk mengembangkan media edukatif berbasis eksperimen seperti bilik cahaya atau papan cahaya yang dapat meningkatkan konsentrasi, pemahaman dan keaktifan siswa di kelas.
Copyrights © 2026