Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem Point of Sale (POS) berbasis Android guna mengoptimalkan manajemen inventaris, transaksi penjualan, dan proses pelaporan keuangan di toko kelontong Pramboss, Lampung Utara. Sistem ini dikembangkan menggunakan model Waterfall dan menerapkan arsitektur akses ganda yang membedakan peran admin dan kasir untuk meningkatkan pengendalian operasional. Pengujian black-box mengonfirmasi bahwa seluruh fitur fungsional beroperasi dengan benar dan sesuai dengan rancangan sistem. Selain itu, User Acceptance Testing (UAT) yang melibatkan admin dan kasir menghasilkan skor kesesuaian akhir sebesar 97%, yang menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi terhadap aplikasi tersebut. Secara keseluruhan, penerapan sistem POS berbasis seluler ini telah berhasil mendigitalisasi proses bisnis toko, meminimalkan kesalahan pencatatan manual, serta mendukung digitalisasi proses penjualan, inventaris, dan pelaporan keuangan di toko kelontong Pramboss.
Copyrights © 2026