Lentera Nusantara
Vol 5, No 2 (2026): Lentera Nusantara: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen (Agustus 2026)

Teologis Manajemen Konflik Gerejawi: Upaya Rekonsiliasi Kristen dalam Kepemimpinan Hamba dan Pembangunan Kesatuan Tubuh Kristus

Tanozaro Giawa (Sekolah Tinggi Teologi Anugrah Indonesia, Surabaya)
Yonas PAP (Sekolah Tinggi Teologi Anugrah Indonesia,Surabaya)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Church conflicts not only reflect differing interests, but also test the church’s ability to uphold love, truth, reconciliation and unity when relationships break down. Conflicts rooted in differing visions of ministry, power struggles, poor communication, injustice and crises of trust can develop into polarisation and fragmentation within the community. These conditions highlight the need for a conflict management approach that goes beyond administrative resolution and is oriented towards the transformation of relationships and the restoration of church life. This study aims to formulate a theological understanding of church conflict management centred on reconciliation, servant leadership, and the building of the unity of the Body of Christ. This study employs a descriptive qualitative approach through a literature review; it can therefore be concluded that servant leadership transforms conflict management through humility, active listening, transparency, participation, justice and empowerment. Christian reconciliation takes place through the acknowledgement of wounds, repentance, forgiveness, the restoration of trust and equal acceptance. In conclusion, conflict can become a catalyst for renewal if managed in a restorative manner and oriented towards the unity of the Body of Christ. The Church needs to foster ongoing dialogue, pastoral care, and participatory post-conflict mechanisms. The novelty of this research lies in the construction of an integrated theological model that links conflict management, servant leadership, Christian reconciliation, and ecclesiology. This model positions unity as a transformational orientation that goes beyond the administrative resolution of conflict.AbstrakKonflik gerejawi tidak hanya mencerminkan perbedaan kepentingan, tetapi juga menguji kemampuan gereja memelihara kasih, kebenaran, rekonsiliasi, dan kesatuan ketika relasi mengalami keretakan. Konflik yang berakar pada perbedaan visi pelayanan, perebutan kewenangan, komunikasi buruk, ketidakadilan, serta krisis kepercayaan dapat berkembang menjadi polarisasi dan fragmentasi komunitas. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendekatan manajemen konflik yang tidak berhenti pada penyelesaian administratif, tetapi berorientasi pada transformasi relasi dan pemulihan kehidupan gerejawi. Penelitian ini bertujuan merumuskan pemahaman teologis tentang manajemen konflik gerejawi yang berorientasi pada rekonsiliasi, kepemimpinan hamba, dan pembangunan kesatuan tubuh Kristus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, maka dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan hamba mentransformasikan pengelolaan konflik melalui kerendahan hati, pendengaran aktif, transparansi, partisipasi, keadilan, dan pemberdayaan. Rekonsiliasi Kristen berlangsung melalui pengakuan luka, pertobatan, pengampunan, pemulihan kepercayaan, dan penerimaan setara. Kesimpulannya, konflik dapat menjadi momentum pembaruan apabila dikelola secara restoratif dan berorientasi pada kesatuan tubuh Kristus. Gereja perlu membangun dialog berkelanjutan, pendampingan pastoral, serta mekanisme partisipatif pascakonflik. Novelty penelitian terletak pada konstruksi model teologis terpadu yang menghubungkan manajemen konflik, kepemimpinan hamba, rekonsiliasi Kristen, dan eklesiologi. Model tersebut menempatkan kesatuan sebagai orientasi transformasional yang melampaui penyelesaian konflik administratif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Lentera

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Jurnal Lentera Nusantara adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh STT Kanaan Ungaran. Jurnal Lentera mempublikasikan artikel ilmiah dalam bidang Teologi dan Pendidikan Agama Kristen baik hasil penelitian lapangan maupun kajian konseptual yang berkaitan dengan teologi dan Pendidikan Agama Kristen. ...