Anemia merupakan kondisi kadar hemoglobin berada di bawah normal sehingga mengurangi kemampuan darah dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia karena meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan dan menstruasi. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui Program Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), namun kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD masih dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan tentang anemia. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri di SMP Negeri 2 Cimanuk Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 102 remaja putri kelas VII dan VIII yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p-value = 0,000 dengan koefisien korelasi (r) = 0,671, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan hubungan kuat antara pengetahuan tentang anemia dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri di SMP Negeri 2 Cimanuk Tahun 2026. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri di SMP Negeri 2 Cimanuk Tahun 2026
Copyrights © 2026