Perilaku seksual pranikah pada remaja merupakan salah satu permasalahan kesehatan reproduksi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah pada remaja kelas X MAN 1 Pringsewu Tahun 2026. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MAN 1 Pringsewu dengan jumlah sampel 167 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, serta multivariat menggunakan regresi logistik berganda metode Backward Elimination. Analisis univariat menunjukkan mayoritas responden memiliki perilaku seksual tidak berisiko (75,4%), pengetahuan baik (85,6%), sikap positif (77,2%), peran orang tua baik (74,9%), peran teman sebaya baik (80,2%), dan pengaruh akses media sosial yang lemah (96,4%). Hasil uji bivariat Chi-Square menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara pengetahuan (p=0,969), sikap (p=0,474), peran orang tua (p=0,170), peran teman sebaya (p=0,685),dan akses media sosial (p=0,140). Analisis multivariat metode Backward, seluruh variabel tereliminasi dari model pada karena tidak memenuhi syarat signifikansi (p>0,05), sehingga tidak terbentuk model multivariat final Nagelkerke R Square (0,000). Tidak terdapat variable dominan baik secara parsial maupun simultan antara pengetahuan, sikap, peran orang tua, peran teman sebaya, dan akses media sosial terhadap perilaku seksual remaja. Pihak sekolah diharapkan meningkatkan edukasi kesehatan reproduksi, memperkuat pembinaan melalui konseling sebaya, serta melibatkan orang tua dalam upaya pencegahan perilaku seksual berisiko pada remaja.
Copyrights © 2026