UMKM Sumber Rejeki, produsen keripik talas ALASA di Kabupaten Malang, menghadapi kendala pada proses perajangan talas yang masih dilakukan secara manual, membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk mengolah 100 kg talas, menghasilkan ketebalan irisan yang tidak seragam, serta membatasi kapasitas produksi dan jangkauan pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan produktivitas produksi melalui penerapan SIRATA (Sistem Iris Talas) serta memperkuat kemampuan mitra dalam pengelolaan produksi dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan Teknologi Tepat Guna (TTG), meliputi observasi, identifikasi masalah, perancangan dan pengujian mesin, pelatihan, penyusunan SOP, pendampingan, serta fasilitasi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa SIRATA mampu mempercepat proses perajangan 100 kg talas menjadi kurang dari satu jam, meningkatkan kapasitas produksi hingga 100–150 kg/jam, dan menghasilkan ketebalan irisan yang lebih seragam. Pendampingan juga meningkatkan kemampuan mitra dalam mengoperasikan dan merawat mesin serta mengelola pemasaran digital. Penerapan SIRATA terbukti meningkatkan efisiensi produksi dan mendukung keberlanjutan serta daya saing UMKM.
Copyrights © 2026